Breaking News

Mengenali Diri Sendiri

Keterangan Foto: Saat mengikuti Public Relation (PR) Summit di Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.


Teori ini mulai saya kenal ketika usia 18 tahun, ketika itu saya banyak mengkonsumsi buku dan bacaan soal pengembangan diri, 

Dizaman itu ada motivator Reza M Syarief, kata kata dan buku dialah yang banyak memengaruhi saya untuk berfikir tentang bagaimana saya mengenal diri sendiri. Sebab kata dia, kita tidak akan bisa menentukan arah perjalanan kalau kita tidak mengenal diri sendiri.

Saking penasarannya saya dengan konsep pengembangan diri Reza, saya membuat event dan mengundang dia menjadi pembicara. Sebuah event yang tidak terbayang sebelumnya bisa mengundang dia dan berbicara langsung dengan dia.

Sekadar mengutip ucapan dia, bahwa selama ini kita tidak bisa menentukan arah perjalanan hidup karena kita tidak mengenal diri sendiri.

Mengenal bukan soal kapan lahir, tetapi mengenal passion, keistimewaan dan kelemahan kita karena dari sinilah peta perjalanan hidup kita dimulai. Sepanjang kita tidak punya kemampuan mengen diri kita sendiri maka sepanjang itu pula arah hidup kita tidak jelas mau kemana?

Dulu saya detail banget sampai membuat pohon harapan dan mencatat di diary. Beberapa buku diary itu masih ada sampai sekarang. Saya mengenal diri sendiri sebagai orang yang punya tipe tidak mau sembarangan menerima amanah atau pekerjaan.

Ketika ada job tapi saya menilai bahwa job itu tidak sesuai dengan skill dan passion saya maka pasti saya tolak. Tapi mungkin juga ada tipe orang berbeda dengan saya, dimana mereka bisa menerima pekerjaan apapun, tidak menjadi soal sepanjang itu memang dirinya sendiri bukan menjadi orang lain.


Penulis
Karmoto

Type and hit Enter to search

Close